File Yang Diupload Di Google Drive Dapat Dirubah Dengan Bebas Oleh Google

[Image: gdrive.jpeg]


Beberapa waktu yang lalu kami telah memberitakan bahwa Google Drive akhirnya telah dirilis. Dengan pilihan free 5G serta upgrade free hingga 10GB bagi para pengguna Gmail, tentunya banyak yang tergiur untuk mencoba service berbasis cloud dari Google ini.

Namun sebelum kalian mencoba, sebaiknya kalian membaca dulu “Terms Of Service” saat kita akan menggunakan service ini. Menurut Term Of Service tersebut, apabila kita mengupload items apa pun (baik photo, video, documents atau lainnya), kita mengijinkan Google untuk melakukan modifikasi apa pun terhadap items kita tadi. Modifikasi yang dimaksud adalah termasuk melakukan hosting, membuat duplikat, hingga perubahan-perubahan lain.

Dalam Term Of Service itu sendiri Google mengatakan bahwa modifikasi tersebut “hanya” akan mereka lakukan ketika mereka merasa perlu agar items yang kita upload tadi dapat berjalan dengan maksimal dengan service Google Drive. Menurut TOS tadi, Google memang tidak otomatis menjadi pemilik resmi dari items yang kita upload tadi, namun mereka dapat melakukan apa pun terhadap items yang kita upload.


“Your Content in our Services: When you upload or otherwise submit content to our Services, you give Google (and those we work with) a worldwide licence to use, host, store, reproduce, modify, create derivative works (such as those resulting from translations, adaptations or other changes that we make so that your content works better with our Services), communicate, publish, publicly perform, publicly display and distribute such content.

The rights that you grant in this licence are for the limited purpose of operating, promoting and improving our Services, and to develop new ones. This licence continues even if you stop using our Services (for example, for a business listing that you have added to Google Maps).”


Sebelumnya, pihak Dropbox juga sempat melakukan hal yang mirip seperti ini, sebelum mereka akhirnya merubah dan mengatakan bahwa itu hanya merupakan salah paham.